BLOG | eabil-PLC

Profile

Bil'ticle

Memahami HTTP Request Methods (5) - Perwira Learning Center

By nabil alifah rahman • Februari 05, 2026

 

 

 
 

Latar Belakang

Dalam komunikasi web, client dan server tidak hanya saling mengirim data, tapi juga harus saling memahami maksud permintaan. Server perlu tahu apakah client ingin mengambil data, menambahkan data baru, mengubah data, atau menghapus data.

Untuk itulah HTTP menyediakan Request Methods. Method ini berfungsi sebagai penjelas tujuan request, agar server tidak salah menafsirkan apa yang diminta oleh client.

Analogi:
HTTP Request Method itu seperti kata kerja dalam kalimat.
Tanpa kata kerja, kalimat jadi membingungkan.

 

Apa Itu HTTP Request Method?

HTTP Request Method adalah cara client memberitahu server aksi apa yang ingin dilakukan terhadap suatu resource (data).

Method selalu dikirim bersama request dan menjadi bagian penting dalam komunikasi HTTP, terutama pada API dan aplikasi web modern.

contoh: ambil, kirim, ubah dan hapus data

 

1. GET — Mengambil Data

 

GET digunakan untuk mengambil data dari server tanpa mengubah isi data tersebut.

Ciri utama:

-hanya membaca data

-aman untuk dipanggil berulang

-sering dipakai untuk menampilkan halaman atau data

 Analogi:
GET itu seperti melihat katalog barang.
Kamu cuma lihat, tidak mengubah apa pun.

Contoh kasus:
Mengambil daftar artikel dari server.

 

2. POST — Mengirim atau Membuat Data

 

POST digunakan untuk mengirim data ke server, biasanya untuk membuat data baru.

Ciri utama:

-membawa data dari client

-bisa mengubah isi server

-sering dipakai untuk form

 Analogi:
POST itu seperti mengisi formulir pendaftaran.
Data kamu dikirim dan disimpan.

Contoh kasus:
Mengirim data pendaftaran user.

 

5. PUT — Mengubah Data Secara Keseluruhan

 

PUT digunakan untuk mengganti seluruh data yang sudah ada dengan data baru.

Ciri utama:

  • update data secara penuh

  • jika dipanggil berulang, hasilnya tetap sama

👉 Analogi:
PUT itu seperti mengganti isi dokumen lama dengan dokumen baru.

Contoh kasus:
Mengubah seluruh profil pengguna.

 

6. PATCH — Mengubah Sebagian Data

 

PATCH digunakan untuk mengubah sebagian data, bukan keseluruhan.

Ciri utama:

  • lebih fleksibel

  • hanya bagian tertentu yang diubah

👉 Analogi:
PATCH itu seperti mengedit satu paragraf, bukan seluruh dokumen.

Contoh kasus:
Mengubah email pengguna tanpa mengubah data lain.

 

7. DELETE — Menghapus Data

 

DELETE digunakan untuk menghapus data dari server.

Ciri utama:

  • menghilangkan resource

  • sering dipakai di REST API

👉 Analogi:
DELETE itu seperti menghapus file ke tempat sampah.

Contoh kasus:
Menghapus akun atau postingan.

 

8. Method Lain yang Perlu Diketahui

Selain method utama, ada juga method lain:

  • HEAD → mirip GET tapi tanpa isi data

  • OPTIONS → melihat method apa saja yang didukung server

  • TRACE → untuk debugging

  • CONNECT → untuk koneksi khusus (proxy)

👉 Method ini jarang dipakai di aplikasi sehari-hari, tapi tetap bagian dari standar HTTP.

 

9. Hubungan Method dengan Request dan Response

  • Method menjelaskan aksi

  • Request membawa aksi tersebut ke server

  • Response adalah hasil dari aksi itu

👉 Analogi singkat:
Cara meminta → permintaan dikirim → hasil diterima

 

Kenapa HTTP Method Itu Penting?

Penggunaan method yang tepat membuat:

  • API lebih jelas

  • kode lebih mudah dipahami

  • komunikasi client–server lebih aman

HTTP Method juga membantu developer lain langsung paham tujuan endpoint tanpa perlu membaca dokumentasi panjang.

 

Kesimpulan

HTTP Request Methods adalah bagian penting dari komunikasi web. Dengan memahami fungsi tiap method, kita bisa membangun aplikasi dan API yang lebih rapi, konsisten, dan sesuai standar.

Request tanpa method itu seperti perintah tanpa tujuan.
Dengan method yang tepat, server tahu harus melakukan apa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




 -